Bahasa Kasih 11 Nov 2017: Perhatian Pada Hal Kecil

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Sabtu, 11 November 2017

Rm 16:3-9,16,22-27
Mzm 145:2-5,10-11
Luk 16:9-15

Perhatian pada hal kecil

Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. – Luk 16:10

Sejak tiga tahun lalu, saya bekerja pada seorang pengusaha yang memiliki beberapa hotel di seluruh Indonesia. Tugas utama saya adalah mengontrol hotel-hotel itu, mulai dari administrasi hingga pada bangunan fisik gedung seperti kebersihan dan perawatannya.

Mula-mula saya kurang paham akan tugas ini. Di setiap hotel sudah ada General Manager (GM) beserta jajaran staf yang lengkap, lalu apa gunanya lagi saya mengontrol? Bukankah itu bagian dari tanggung jawab GM Hotel? “Saat berkunjung, kamu harus memperhatikan kebersihan kamar mandi, dapur, dan taman. Apakah semuanya terawat dengan baik? Apakah ada kotoran di balik pintu? Debu di meja?” ungkap atasan saya. Kini saya mengerti, jika hal-hal kecil diperhatikan, maka akan berdampak baik pada kelangsungan bisnis.

Kita perlu memperhatikan hal kecil jika ingin menjadi “orang besar”. Orang tua yang sering menghabiskan waktu bersama anak-anaknya, besar kemungkinan bahwa anak-anaknya menjadi orang yang percaya diri dan berhasil kelak. Jajaran direksi sebuah pabrik yang memperhatikan kesejahteraan para buruhnya, kemungkinan besar akan berkembang semakin besar. Pemerintah yang memberi perhatian pada rakyat kecil, akan berdampak pada kesejahteraan dan damai pada masyarakat secara keseluruhan.

Marilah kita setia pada hal-hal kecil agar kelak diberi kepercayaan untuk hal yang lebih besar. (Yo)

Apakah saya memperhatikan hal-hal kecil disekeliling saya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top