Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 02 Oktober 2017

Kel 23:20-23a
Mzm 91:1-6, 10-11
Mat 18:1-5,10

POLOS DAN JUJUR

Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. – Mat 18:4

Bagaimana kita yang sudah dewasa dapat menjadi seperti anak kecil kembali? Kita sering merasa sudah dewasa, matang dalam pemikiran dan lain sebagainya, namun hal itu ternyata bukanlah jaminan bahwa kita juga sudah dewasa dalam karakter ataupun rohani.

Sebaliknya, terkadang kita tidak sadar bahwa sikap kita justru kekanak-kanakan. Contohnya dalam hal berpendapat. Kecenderungan banyak orang adalah memaksakan kehendaknya dan tidak suka ketika pendapatnya tidak didengarkan. Dan yang Tuhan maksud dalam perikop ini jelas bukan sikap kekanak-kanakan.

Memang tidak mudah untuk selalu menjadi pribadi yang dewasa dalam segala hal, apalagi ketika kita dihadapkan dalam masalah yang sulit dengan segala konsekuensinya. Ketika kita dihadapkan dalam situasi seperti ini, yang paling efektif adalah datang kepada Tuhan dan memohon bimbingan-Nya. Sekalipun sering terjadi ketika kita datang kepada-Nya, bimbingan-Nya tidak sesuai dengan harapan kita.

Tuhan adalah Gembala kita. Tidak sekalipun Ia akan menyesatkan kita. Percayalah secara penuh kepada-Nya, lakukan perintah-Nya, sekalipun mungkin menurut pemikiran kita seolah menjadi semakin sulit. Tapi yakinlah bahwa penyertaan Tuhan selalu sempurna untuk kita. (In)

Bapa di surga, terima kasih untuk kasih setia-Mu bagiku.

Ajarlah aku untuk juga setia di jalan-Mu.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *