Menu Close

Bahasa Kasih 1 Agustus 2022: Ketika Tangan Tuhan Bekerja

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 01 Agustus 2022

St. Alfonsus Maria de Liguori

Yer 28:1-17
Mzm 119:29,43,79,80,95,102
Mat 14:13-21

Ketika Tangan Tuhan Bekerja

Tetapi Yesus berkata kepada mereka:”Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”Jawab mereka: “Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan.” – Mat.14:16-17

Ada suatu masa dalam hidup keluarga kami, sesuatu yang luar biasa terjadi. Suatu peristiwa dalam hidup yang tidak terlupakan. Seperti ada campur tangan Tuhan yang maha kuasa, yang sanggup mengubahkan dan menggerakkan apa yang terjadi diluar pemikiran dan perhitungan kami.

Pada saat itu, ketika telah lama sulitnya mendapatkan penghasilan karena banyaknya pekerjaan dan usaha yang harus tutup karena pandemi, membuat mental dan semangat saya dan team kerja ikut menurun. Rasanya segala macam cara dan upaya, telah kita coba kerahkan, agar roda usaha tidak berhenti, namun hasilnya kurang baik dan tidak dapat menutupi biaya operasional yang terus berjalan. Lalu beberapa saat kemudian, dengan sisa keterbatasan yang ada, kami memberanikan diri untuk mengajukan suatu proposal proyek dan program kerja baru ke beberapa prospek. Dengan suatu harapan, perencanaan, persiapan, dan perhitungan yang matang, tentu saja kami akan sangat bersyukur, jika hanya satu saja proposal dan program kerja dapat disetujui, dari sekian banyaknya proposal yang kami ajukan. 

Namun apa yang terjadi, pada saat itu, tidak hanya proposal kami disetujui, namun ada tangan Tuhan yang turut bekerja, sehingga hasilnya sungguh dibuat berlipat-lipat dan di luar dugaan kami. Sama seperti ketika Yesus memberi makan lima ribu orang, para murid juga dibuat tercengang. Karena sejak awal, mereka telah menghitung apa yang dimiliki mereka saat itu tidak cukup, namun tetap diminta oleh Yesus untuk memberi makan lima ribu orang yang hadir pada saat itu. Mukjizat pun terjadi ketika tangan Tuhan turut bekerja.(MD).

Bapa, ajar kami untuk percaya atas setiap penyelengaraan-Mu di dunia ini.

Posted in Bahasa Kasih, Renungan, Renungan Harian