Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Rabu, 13 Januari 2016

1Sam 3:1-10,19-20
Mzm 40:2,5,7-10
Mrk 1:29-39

YANG HARUS SAYA KERJAKAN

Ia pergi ke tempat perempuan itu, dan sambil memegang tangannya Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya.. – Mrk 1:29-31

Kehadiran Yesus selalu membawa mukjizat bagi orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Dalam Alkitab, banyak sekali diceritakan mukjizat yang Yesus lakukan, baik secara rohani maupun fisik. Salah satunya adalah pengalaman Paulus yang mengalami pertobatan mendalam melalui perjumpaannya dengan Yesus. Dan sejak itu, hidup matinya untuk Injil.

Ketika saya berusaha menanggapi panggilan Tuhan dengan serius, berbagai pengalaman imanpun saya alami. sekalipun dalam perjalanan menggapai tangan Tuhan kadang harus dilalui dengan berurai air mata dan kelelahan, namun itulah yang harus saya kerjakan agar dapat kembali mengalami kasih-Nya.

Penyertaan Tuhan setiap hari yang memampukan saya terus berjalan di dalam rencana dan kehendak-Nya, terlebih saat berada dalam lembah kekelaman. Dan itulah mukjizat bagi saya.

Tuhan mampukan kami untuk menanggapi kehadiran-Mu, agar kami dapat terus melihat dan berpegang pada tangan-Mu ketika berada di lorong kegelapan, sehingga kami dapat terus hidup kudus dan berada dalam kepenuhan kasih-Mu. (In)

Usaha apa yang saya lakukan untuk dapat merespon kehadiran Tuhan?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *