Menu Close

Bahasa Kasih 23 November 2021: Jangan Terjebak

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 23 November 2021

Dan 2:31-45
MT Dan 3:57-61
Luk 21:5-11

Jangan Terjebak

Jawab-Nya: “Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Dia, dan: Saatnya sudah dekat. Janganlah kamu mengikuti mereka. – Luk 21:8 

Anak-anak kecewa ketika tiba di tempat wisata karena tidak seindah dan semenarik yang terlihat saat browsing di internet. Tawaran dunia juga menggiurkan dan menggoda namun terdapat ‘jebakan batman’ yang menghancurkan kehidupan.
Jaman sekarang banyak sekali tawaran-tawaran yang menggiurkan namun semuanya hanya jebakan belaka. Dari menawarkan hadiah uang dengan jumlah yang besar sampai mencoba memainkan rasa kasihan korbannya. Kita harus ekstra hati-hati menanggapi semua ini.
Selain itu si Jahat juga tanpa ragu menyusup ke dalam ajaran-ajaran yang terdengar baik dan benar. Bahkan mereka tidak takut menggunakan Firman Tuhan hanya untuk mengelabui korbannya sehingga tanpa sadar korban sudah terjerat di dalam ajarannya.

Tidak ada cara lain bagi kita selain mendekatkan diri kepada Tuhan agar tidak tertipu dan terjerat dengan semua muslihat si Jahat. Tidak cukup seminggu sekali ke Gereja. Namun kita perlu setiap hari datang menyembah Dia dan membersihkan hati dan pikiran kita dari racun-racun yang si Jahat tebar melalui pergaulan, pekerjaan, perasaan dan motivasi-motivasi menyimpang. 
Menyadari bahwa kita butuh Tuhan lebih dari apapun bagaikan obat penawar racun yang dapat memulihkan kita dari pengaruh-pengaruh racun berbahaya itu. Serta mengakui kesalahan dan kelemahan kita bagaikan obat pemulih yang menyempurnakan kesehatan rohani kita. 
Saya harus memiliki hati yang sungguh-sungguh mencerminkan kasih Tuhan yang sungguh dapat dirasakan secara nyata oleh pasangan, anak-anak dan orang-orang di sekitar saya. Untuk itu saya harus membuka diri untuk diproses dan terus mendekatkan diri pada Tuhan. (TL)  Masihkah saya terjebak dengan tipu daya dan muslihat si Jahat?

Posted in Bahasa Kasih, Renungan, Renungan Harian