Bahasa Kasih 27 December 2018: Real vs Hoax

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 27 Desember 2018

1Yoh 1:1-4
Mzm 97:1-2,5-6,11-12
Yoh 20:2-8

Real vs Hoax

Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup, itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
– 1Yoh 1:1

Di zaman serba internet ini, banyak informasi yang bisa kita dapatkan. Namun kita perlu waspada dan bijak untuk memilah informasi yang benar dengan berita bohong (hoax). Berita hoax kadang dibuat untuk mengecoh pembaca sehingga tidak tahu berita yang benar, atau kadang hanya untuk mencari perhatian dan popularitas.
Pada zaman Yesus, berita yang beredar tentang diri-Nya dan perbuatan-Nya berdasarkan cerita dari mulut ke mulut. Bukan tidak mungkin, ada bagian yang dilebih-lebihkan atau mungkin diganti dengan versi yang berbeda. Setelah Yesus wafat, beberapa murid-Nya menuliskan tentang kehidupan-Nya. Dalam tulisan Santo Yohanes, ia menegaskan bahwa yang mereka tulis berdasarkan apa yang mereka lihat, dengar, dan raba. Santo Yohanes menuliskan semua pengalaman itu dengan detil agar siapapun yang membacanya dapat merasakan persekutuan yang dekat dengan Yesus dan bisa merasakan sukacita seperti yang ia alami.

Jika kita ingin mengenal siapa itu Tuhan Yesus, mulailah dari membaca Alkitab. (Dn)

Apakah membaca Alkitab sudah menjadi kebiasaan bagi saya?