Bahasa Kasih 30 November 2018: Luangkan waktu bersekutu

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 30 November, 2018

Rm 10:9-18
Mzm 19:2-5
Mat 4:18-22

Luangkan waktu bersekutu

Jadi, iman timbul dari pendengaran dan pendengaran oleh firman Kristus. – Rm 10:17

Komputer, telepon, dan chat menjadi hal-hal yang paling banyak menghabiskan waktu saya sehari-hari. Ya, karena seluruh pekerjaan saya dilakukan melalui tiga hal ini. Jika dihitung termasuk perjalanan macet pulang pergi, mungkin saya menghabiskan waktu dua belas jam di luar rumah.
Sesampainya di rumah pada malam hari, saya meluangkan waktu bersama anak karena ia sudah harus bersiap-siap tidur. Biasanya saya bermain sebentar dan membacakan cerita sebelum tidur. Sisa waktu sesudahnya sudah tidak banyak bagi saya untuk melakukan hal-hal lain.

Mungkin banyak dari kita yang mempunyai rutinitas keseharian seperti saya. Karena itu kita perlu bijak dalam mengatur dan meluangkan waktu untuk aktivitas lain selain kerja, khususnya kegiatan rohani. Selain Perayaan Ekaristi, saya sungguh bersyukur memiliki sel grup dimana saya mendapatkan santapan rohani. Dalam pertemuan sel, kami biasa membaca firman Tuhan, kemudian membahas, berdiskusi, dan sharing dari firman yang kami dengar. Pertemuan sel grup menguatkan, mengingatkan, dan membuka wawasan saya.

Marilah kita temukan kelompok rohani yang cocok dan bergabunglah agar dapat menjadi support system bagi pertumbuhan rohani kita. Pastinya, iman kita akan bertumbuh. (Aw)

Apakah saya sudah mempunyai kelompok rohani yang cocok bagi pertumbuhan rohani saya?