Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 05 Juni
2018

2Ptr 3:12-15,17-18
Mzm 90:2-4,10,14,16
Mrk 12:13-17

Rahmat = ketaatan

Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita.
– 2Ptr 3:18

Kasih karunia adalah sesuatu yang di dalamnya ada sifat keilahian Allah. Hal itu tidak dapat diciptakan oleh manusia.

Manusia memiliki kecenderungan untuk terus hidup di dalam kedagingan, sehingga hal ini juga berpengaruh terhadap relasi manusia dengan Allah yang semakin menjauh. Oleh karena itulah, Allah menyediakan dan memberikan rahmat untuk memampukan manusia berbalik kepada-Nya. Allah ingin kita terus bertumbuh serupa dengan gambaran-Nya dari hari ke hari.

Jika saya merefleksikan hidup saya dari dulu sampai saat ini, banyak sekali perubahan yang saya alami. Meski saya masih terus jatuh bangun dalam mengusahakan ketaatan kepada Tuhan, namun saya bersyukur atas semua yang sudah saya alami. Semua ini membawa saya semakin bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, pribadi yang mau terus belajar mengasihi Tuhan dan sesama.

Perikop hari ini mengingatkan kita semua agar hidup bertumbuh dalam kasih karunia-Nya, bertumbuh dengan mengikuti karakter-Nya, serta bertumbuh dalam pengenalan akan Dia. Dengan demikian barulah kita dapat mengenali dan mengerti apa yang Ia kehendaki.

Melalui sikap taat dan takut kepada Tuhan, kita akan dapat menerima rahmat-Nya yang setiap saat Ia sediakan untuk membangun hidup diri kita dan orang lain. (In)

Bagaimana saya mengusahakan untuk hidup taat kepada Tuhan?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *