Bahasa Kasih 8 August 2018 : Iman yang Kita Miliki

Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Rabu, 08 Agustus 2018

Yer 31:1-7
MT Yer 31:10-13
Mat 15:21-28

Iman yang Kita Miliki

Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki. Dan seketika itu juga anaknya sembuh. – Mat 15:28

Keseharian dalam hidup senantiasa diisi oleh keajaiban-keajaiban kecil yang tak terduga, yang membuat saya yakin ada Tuhan yang senantiasa menjaga. Sesederhana keluar rumah, saya percaya ada Tuhan yang selalu melindungi perjalanan saya.

Tahun lalu, saya melakukan perjalanan ke Toraja, Sulawesi Selatan. Dari Jakarta, saya harus terbang ke Makassar untuk bisa tiba di tujuan. Perjalanan menuju Toraja bisa dikatakan tidak mudah. Pilihannya menggunakan pesawat baling-baling yang hanya ada setiap Senin dan sangat tergantung pada cuaca atau dengan bis malam dengan waktu tempuh 8 hingga 10 jam.

Saya memilih perjalanan darat. Bagi saya yang jarang bepergian ke luar kota melalui jalan darat, perjalanan selama itu terasa sangat panjang dan melelahkan. Namun, satu keyakinan dalam hati kecil saya adalah perjalanan ini akan dilindungi Tuhan.

Bis yang saya tumpangi meninggalkan Makassar pukul 9 malam. Ratusan kilometer dilalui bis ini dengan jalan berkelok-kelok. Yang bisa saya lakukan hanya pasrah dan percaya bahwa saya akan tiba dengan selamat. Hampir sepanjang perjalanan saya memilih untuk tidur. Sekitar pukul 6 pagi saya tiba di tujuan. Ada rasa syukur tak terhingga saat menginjakkan kaki di Tana Toraja. Bukan karena sejuk dan segarnya udara pagi itu, tetapi karena perlindungan Tuhan yang menemani saya sepanjang perjalanan.

Banyak hal dalam hidup ini yang seringkali kita abaikan untuk kita letakkan dalam tangan Tuhan. Sekecil apapun hal yang kita lakukan, asal dengan iman dan percaya, Tuhan mampu mendampingi kita. (Ve)

Bagaimana perwujudan iman saya setiap harinya?