Makanlah Yang Bergizi dan Bernutrisi

Dari bacaan Pertama kita bisa liat dimana Elia depressed sampai dia bilang ke Tuhan untuk ambil nyawanya. Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.”

Backstory Pada saat Raja Ahab memerintah atas Israel, terjadilah penyembahan berhala. Hal itu terjadi karena istri Raja Ahab, yaitu Izebel, berhasil membujuk raja untuk menyembah berhala. Banyak rakyat yang akhirnya terpengaruh untuk ikut menyembah berhala.

Tuhan utus Nabi Elia untuk menyadarkan bangsa Israel yang menyembah berhala itu. Dia menegur Raja Ahab yang menyembah berhala dan memperingatkan raja dan rakyatnya bahwa Allah akan menghukum mereka dengan tidak menurunkan hujan selama tiga tahun jika mereka tetap menyembah berhala.

Singkat cerita after hurdles Akhirnya dengan penyertaan Tuhan dia berhasil merubah orang Israel jaman itu untuk balik ke Tuhan.

Dalam pelayanannya ini Elia sempat melarikan diri karena ia sudah sangat depresi dan patah semangat. 3 tahun lamanya dan sempat di ancam di bunuh. Ia memandang dirinya sudah lelah, berjuang,  dan berkorban untuk kepentingan Tuhan, namun pada akhirnya semua terlihat sia-sia.

Tuhan Memelihara kita

Saat Elia depresi Tuhan menolong dan menyatakan kasih setia-Nya kepada Elia.

Ia menghadapi Elia yang frustasi dengan sikap penuh pengertian dan perhatian:

  • Ia membiarkan Elia tidur (ay. 5-6);
  • Ia memberi makanan kepada Elia (ay. 5-7);
  • Ia mengunjungi Elia dengan sebuah penyataan yang mengagumkan tentang kuasa dan kehadiran-Nya (ay. 11-13);
  • Ia memberikan penyataan dan petunjuk tambahan (ay. 15-18)

Bisa disamakan juga seperti kehidupan kita masing masing. Apakah kita lagi mengalami kesusahan? Depresi?

Kisah nabi Elia ini mengingatkan kita bahwa Tuhan setia memelihara kita. Seberat apapun masalah yang kita alami, kita harus menyakini bahwa Ia lebih besar dari segala permasalahan hidup kita.

Roti Nutrisi Bagi kita

Seperti dari bacaan pertama, Elia diberikan makanan dari para malaikat untuk diberikan kekuatan untuk menjalani tugas nya. Dari bacaan injil Yesus adalah roti hidup. Yesus mengambil bahan dari kehidupan sehari-hari yang sangat umum di kalangan masyarakat di tempat itu, yaitu roti. Inilah makanan pokok sehari-hari masyarakat di negeri Yesus tinggal. Setiap keluarga, kaya maupun miskin, pasti memiliki roti di rumahnya sebagai makanan pokok. Kalu dibandingkan dengan sebagian besar negara kita Indonesia, bisa diibaratkan dengan nasi kalo bule kentang kali ya.

Sebagai makanan pokok, roti berfungsi untuk memberi hidup, karena orang yang memakannya bisa beroleh kekuatan baru untuk hidupnya, dari pagi ke siang, dari siang ke malam, dari malam ke hari berikutnya dan demikian seterusnya.

Dengan roti, orang juga bisa melanjutkan pekerjaan, perjalanan seperti yang kita dengarkan dalam bacaan pertama. Elia yang telah putus asa itu lalu tertidur dapat makanan terus melanjutkan perjalanan ke Gunung Horeb, gunung Tuhan.

Nah balik to the bread of life . Yesus bukan hanya sekadar pemberi makan, akan tetapi lebih jauh dari itu, dia sendiri adalah “makanan”. Dengan demikian, Ia menjadi nutrisi (bukan hanya pemberi) yang menganugerahkan.

3 hal yang kita dapat dari ekaristi

  • Nutrisi dari Ekaristi. Kita perlu ya makan untuk Kesehatan kita dan untuk pertumbuhan muscle supaya ada kekuatan kerja. Ekaristi adalah spiritual food yang memberi kita semangat tenaga dan kekuatan untuk melakukan pekerjaan pekerjaan kita; household chores yang biasanya malesin bisa kerjakan dengan suka cita. pelayanan, kehidupan kita sehari hari, untung belajar mengerti alkitab, menegakkan kebenaran walaupun lawan kita susah, dan memberikan nutrisi supaya kita bisa melakukan/melewati sesuatu yang penting dan susah apalagi long term ( going through difficulties in life).
  • A spiritual defense mechanism. Gizi dan Vitamin dalam makanan memberi kita imun system. Dari sini antibody bisa melawan segala bacteria/ virus yang bisa melukai atau membunuh tubuh kita. Nah ekaristi adalah spiritual food yang equip kita untuk melawan temptation yang bisa melukai atau membunuh soul kita. Ekaristi memperkuat defense kita dengan spiritual weapon yang bisa membantu kita melawan tempations. Dan memberikan tempat dimana soul kita bisa ditempat yang clean and pure
  • Companionship Lewat Ekaristi, Tuhan Yesus setia pada janjinya “I am with you always” (Mat 28:20) and “I will not leave you orphans” (Jn 14:18). Life is a journey, along the way pasti ada many twists and turns, ups and downs. Jadi sepertinya kurang pintar kita travel journey ini sendiri. Ekaristi adalah roti bekal untuk journey kita, dan waktu kita terima Yesus di Ekaristi, dia terus Bersama kita dan jalan Bersama kita sebagai pendamping yang setia. Tidak cuman dalam jalanan yang mulus, tapi juga jalanan yang mungkin bolong bolong atau jalanan rusak. Mungkin kita dalam situasi paling bawah kita berasa cuman bisa jalan 1 langkah lagi sebelum tepar tetapi Yesus pasti angkat kita dan bantu kita.

Nutrisi paling baik yang adalah Yesus Kristus itulah yang memampukan kita agar bisa bertahan sampai ke tujuan dan waktu yang ditentukan Allah. Jika tidak mendapat nutrisi itu, kita bisa seperti Elia yang kadang mengalami putus asa, lemah dan lebih parah lagi mungkin bisa sampai tidak menemukan nilai di dalam hidup kita. Yesus adalah roti hidup bagi kita dan ia pasti memelihara kita.

 

Tambahan Devina

Unless we truly believe if Jesus is present in ekaristi it is just normal bread. Need to truly believe

Tambahan ko Fernando

  • Elia manusia biasa
  • Jesus memberikan dirinya kepada kita
  • Believe in the substance
  • Mau Yesus hidup dalam kita

Tambahan Stef

  • Mengalami kekeringan datang ke gereja dan PD untuk ‘makan’
  • Mau dekat dengan Tuhan butuh usaha

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *