Renungan Singkat – Tuhan yang dekat

Suatu sore sepulang dari kerja, saya melintasi sebuah taman di dekat kantor dimana saya bekerja. Di taman itu saya melihat seorang anak kecil yang sedang belajar mengendarai sepeda roda dua. Ibunya dengan setia berdiri disampingnya dan berjalan menuntun dia, dan dengan sabarnya sang ibu menemani sang anak dan tidak sekalipun kelihatan lelah ataupun kesal.

Saya bisa melihat kalau anak itu sebetulnya takut dan panik apalagi saat sang ibu melepaskan pegangannya dari sepeda anaknya. Tetapi sang anak mulai kelihatan tenang ketika sang ibu kembali memegang sepeda sang anak. Hingga suatu ketika saat sang ibu itu melepaskan pegangannya, anak itu bisa melaju sendiri tanpa pegangan sang ibu. Sang ibu dangan bangga dan gembira, dia berteriak ‘Well done, you did a great job. Keep pedaling!’
Ketika mendengar suara sang ibu yang terus memberikan semangat kepadanya, sang anak mulai bangkit percaya dirinya dan terus mengayuh sepedanya. Tetapi setelah 50 meter sang anak akhirnya mulai kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepedanya.

Tanpa di suruh sang ibu langsung lari menghamipiri anaknya dan membantu anaknya berdiri dan mengangkat sepedanya, saya bisa melihat ekspresi sang ibu yang begitu khawatir tentang keadaan anaknya. Tetapi sang ibu mengatakan kepada anaknya ‘You did a great job, I love you!’ dan dia bertanya apakah sang anak mau mencoba lagi dan dia akan menemaninya, sang anak mengangguk. Sang ibu lalu berdiri disamping sang anak sambil memegangi sepedanya dan pada momen tertentu sang ibu kembali melepaskan pegangan tangannya. Sang anak sekali lagi melaju dengan sepedanya tanpa bantuan sang ibu dan mengelilingi taman itu dengan sepedanya.

Situasi itu sesungguhnya merupakan gambaran kehidupan kita yang sebenarnya. Dalam kehidupan kita didunia ini, kita mengalami jatuh bangun melalui pergumulan dan masalah2 kita. Tetapi Tuhan tidak pernah sekalipun berhenti mendampingi kita dan menyerah. Dengan sabarNya Ia menggandeng tangan kita dan memberikan semangat supaya terus bangkit dan tidak menyerah karena Dia tidak akan pernah jauh dari kita.

Tertulis dalam Yes 41:13, Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.” Dia sungguh adalah Tuhan kita yang begitu setia dan sama seperti sang ibu di atas, yang tidak lelah memegang kendali kehidupan kita. Tidak akan pernah kita dibiarkan terpuruk dalam kejatuhan kita, tetapi Dia kan terus menopang kita supaya kita bisa melaju dalam kehidupan ini karena Dia begitu mengasihi kita. Masalah atau pergumulan yang kita alami tidak akan membuat kita lemah tetapi akan semakin membuat kita menjadi lebih kuat karena kita tahu bahwa Tuhan selalu beserta kita.

Mari kita terus mengingat janji Tuhan dan jangan sekalipun pernah kita lupa bahwa disaat kita terjatuh didalam hidup ini, kita tahu bahwa Tuhan hanya sejauh doa kita. Yang perlu kita lakukan adalah berseru dan memanggil namaNya maka Ia akan datang segera menghampiri kita.
Tuhan memberkati ! (A.N.T)