Worddicted

Persekutuan Doa hari Minggu 07 Oktober yang lalu adalah kelanjutan dari series Thy Wheel Be Done. Setelah di seri pertama kita belajar tentang apa itu doa, bagaimana doa itu adalah lebih dari sebuah percakapan / conversation, melainkan doa adalah sebuah hubungan pribadi antara kita dengan Tuhan; di seri yang kedua ini kita semua diajak untuk belajar lebih dalam lagi tentang Sabda Allah. Judul yang diambil untuk PD kali ini adalah WORDDICTED dengan pembicara khusus dari Jakarta yaitu Tante Atje Maringka.

Di Injil Yohanes 14:6, Yesus berkata bahwa Ialah jalan dan kebenaran dan hidup; dan Kitab Suci adalah salah satu cara dimana kita bisa belajar mengenai kebenaran dan juga tentang janji-janji Tuhan. Namun yang kerap kali terjadi adalah kita dikalahkan oleh rasa kemalasan untuk membaca Kitab Suci. Padahal kalau kita menyadarinya, ada kuasa yang besar di balik Sabda Allah.

  • Yeremia 23: 29 “Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman Tuhan dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?”
  • Ibrani 4:12 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.”

Secara spesifik, sabda Allah yang penuh kuasa sangggup melakukan hal-hal berikut di dalam hidup kita:

  1. Mengingatkan kita akan dosa
  2. Menghidupkan kembali kehidupan

1 Petrus 1: 23 “Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.”

  1. Memberikan / menghasilkan iman
  2. Memurnikan keluarga
  3. Membangun
  4. Memberikan kebijaksanaan dan hikmat

Mazmur 119: 130 “Bila tersingkap, firman-firman-Mu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.”

  1. Membawa damai sejahtera dalam hati

Yoh 14:27 “Damau sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

  1. Mendatangkan sukacita

Yeremia 15:16 “Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya Tuhan, Allah semesta alam.”

  1. Memberikan penghiburan dan harapan

1 Korintus 10:13 “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai, Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

  1. Melindungi dari kuasa jahat

Untuk saya pribadi, lewat pengajaran Tante Atje malam itu, saya diingatkan untuk tidak pernah jemu-jemu membaca firman Tuhan dan terlebih bukan hanya sekedar membaca tapi membiarkan sabda itu tinggal di dalam hati dan menjadi rema sehingga bisa diaplikasikan dalam hidup saya sehari-hari.

Lukas 11:28 “Tetapi Ia berkata: Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

Tuhan Memberkati,

Angel Sentosa