Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 26 November 2021

Dan 7:2-14
MT Dan 3:75-81
Luk 21:29-33

Kasih-Mu

“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.” – Luk 21:33
 
Kasih bukanlah sesuatu yang baru bagi kita; baik bagi telinga kita, maupun dalam kehidupan kita. Bahkan tanpa kita sadari, kasih selalu mewarnai hari-hari kita melalui berbagai bentuk; seperti keluarga, saudara, teman, rekan kerja, atasan, tetangga, pekerjaan, komunitas, pelayanan dan lainnya. 

Hidup kita tak pernah lepas dari kasih dan pemeliharaan-Nya. Begitu juga dalam masa pandemi yang boleh kita alami. Meski banyak hal tak menyenangkan yang terjadi, terutama selama pandemi, tetapi kasihNya selalu ada bersama kita dan ada dalam setiap apa yang kita alami. Sungguh, tak ada yang dapat memisahkan kita dari kasihNya; entah itu dosa-dosa kita, pandemi, ataupun kejadian-kejadian lainnya. Kita yang seringkali jatuh bangun dalam dosa, tak dapat menghentikan kasihNya yang begitu besar. Dengan sabar dan penuh kasih, Ia mengutus Roh Kudus untuk menuntun kita kembali ke jalanNya. Dengan setia, kerinduan, dan kehangatan cinta-Nya, Ia senantiasa membuka tanganNya lebar-lebar untuk merengkuh kita kembali. Jarak pun tak menjadi penghambat untuk tetap dapat merasakan kasihNya. Bahkan pandemi ini membuat kita semakin saling mengasihi dan peduli terhadap sesama kita meski berada berjauhan dan bahkan tak mengenal satu sama lain. KasihNya tak lekang oleh jarak dan waktu. 


Terima kasih Tuhan atas kasihMu yang begitu besar. Engkau yang selalu setia bersama kami apapun kondisi kami. Kami bersyukur hari-hari kami dipenuhi oleh kasihMu lewat orang-orang dan peristiwa yang ada di sekitar kami. (Cr)   

Sudahkah saya menyadari kasihNya yang begitu besar dalam hidup saya sehari-hari?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *